20101126
si jelik
ya, bagus.
singsing lengan kau.
teruskan menampar.
tampar lagi.tampar.
eh, kenapa berhenti?
bukan tuhan buat tangan kau tu
untuk menampar perempuan?
biar sampai robek muka.
baru puaskan?
No comments:
Post a Comment
Newer Post
Older Post
Home
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment